Wawako Maigus Nasir Apresiasi Aksi MAN 1 Padang Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Terdampak Banjir Lubuk Minturun - Patroli Informasi

Breaking

Sabtu, 20 Juni 2026

Wawako Maigus Nasir Apresiasi Aksi MAN 1 Padang Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Terdampak Banjir Lubuk Minturun

 



Padang – Kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan upaya pemulihan kawasan terdampak bencana banjir kembali ditunjukkan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang melalui kegiatan Kemah Bakti Penanaman 1.000 Pohon di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (18/6/2026).


Kegiatan yang melibatkan siswa-siswi anggota Pramuka MAN 1 Padang tersebut menjadi langkah nyata dalam menghijaukan kembali kawasan yang sempat terdampak banjir bandang pada akhir tahun 2025 lalu. Sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mitigasi bencana di masa mendatang.


Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar MAN 1 Padang atas kepedulian dan inisiatif yang dilakukan dalam menjaga kelestarian alam.


“Kami Pemerintah Kota Padang merasa bangga dan haru atas kepedulian MAN 1 Padang. Kegiatan ini membuktikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan ikut berkontribusi dalam membangun Kota Padang yang lebih hijau dan lestari,” ujar Maigus Nasir.


Menurutnya, menjaga kelestarian bumi merupakan tanggung jawab bersama karena lingkungan yang sehat akan memberikan manfaat bagi seluruh makhluk hidup.


“Menyelamatkan bumi sesungguhnya menyelamatkan seluruh makhluk yang ada di bumi. Oleh karena itu, seribu pohon yang kita tanam hari ini harus terus menjadi perhatian bersama. Jangan hanya ditanam, tetapi juga dirawat dan dijaga agar dapat tumbuh dengan baik,” katanya.


Maigus Nasir juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan para penyuluh pertanian, untuk ikut mengawasi serta merawat pohon yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


“Kita harapkan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi alam dan kehidupan kita semua. Apa yang dilakukan hari ini semoga menjadi amal kebaikan dan lima tahun ke depan pohon-pohon ini tumbuh subur serta menjadi rahmat dan berkah bagi masyarakat,” tambahnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Afrizal, turut memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan MAN 1 Padang.


Menurutnya, aksi tersebut menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu menjadi agen perubahan dalam menghadapi persoalan lingkungan.


“Apa yang telah dilakukan, kami bangga. Siswa MAN 1 telah menjadi agen perubahan bagi lingkungan hidup. Nilai-nilai kepedulian seperti ini perlu terus dipupuk agar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal, mengatakan bahwa kegiatan kemah bakti dan penanaman 1.000 pohon ini merupakan program perdana yang dilakukan pihak madrasah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi wilayah yang terdampak bencana.


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut lahir dari semangat anggota Pramuka MAN 1 Padang yang terinspirasi oleh penerapan kurikulum berbasis cinta, yaitu menanamkan rasa cinta terhadap sesama manusia dan lingkungan.


“Kami anggota Pramuka terpanggil untuk melakukan penghijauan kembali di daerah terdampak banjir. Semua ini terinspirasi dari kurikulum berbasis cinta, yakni mencintai lingkungan,” jelasnya.


Afrizal juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan dukungan dan fasilitas terhadap terlaksananya kegiatan tersebut. Bibit pohon yang ditanam merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.


“Semoga Kota Padang kembali hijau dan jauh dari bencana,” tutupnya.


Aksi penanaman 1.000 pohon ini menjadi contoh nyata sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Diharapkan gerakan penghijauan tersebut dapat terus berlanjut serta menjadi inspirasi bagi sekolah dan lembaga lainnya dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan. (**)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar