Polres Dharmasraya Tingkatkan Pencegahan Balap Liar, Kapolres Tekankan Keselamatan dan Tindakan Humanis - Patroli Informasi

Breaking

Sabtu, 03 Oktober 2026

Polres Dharmasraya Tingkatkan Pencegahan Balap Liar, Kapolres Tekankan Keselamatan dan Tindakan Humanis

  


PATROLINFORMASI – Polres Dharmasraya meningkatkan langkah pencegahan terhadap aksi balap liar yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban dan keselamatan masyarakat, khususnya para pengguna jalan.


Langkah tersebut ditegaskan Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., saat memimpin apel antisipasi balap liar di Mapolsek Pulau Punjung, Rabu (30/9/2026).


Apel tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran Polres Dharmasraya dalam mengantisipasi munculnya aksi balap liar di sejumlah ruas jalan yang berpotensi dijadikan lokasi berkumpul dan melakukan aktivitas balap oleh kelompok anak muda.


Dalam arahannya, Kapolres meminta seluruh personel meningkatkan kegiatan patroli, terutama patroli mobile, serta melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dinilai rawan dijadikan arena balap liar.


Menurut Kapolres, langkah pencegahan perlu dilakukan secara konsisten agar aksi balap liar tidak berkembang menjadi kebiasaan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.


“Jangan beri ruang bagi balap liar berkembang menjadi kebiasaan dan jangan sampai masyarakat merasa jalan umum tidak aman. Kehadiran personel harus mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas AKBP Kartyana.


Tingkatkan Patroli dan Pemetaan Lokasi Rawan


Kapolres menginstruksikan jajaran untuk tidak hanya menunggu adanya laporan masyarakat, tetapi melakukan langkah-langkah antisipatif dengan meningkatkan patroli di wilayah yang memiliki potensi terjadinya balap liar.


Pemetaan lokasi menjadi salah satu langkah penting untuk menentukan pola pengamanan dan patroli yang lebih efektif. Dengan mengetahui titik-titik yang rawan, personel dapat melakukan pencegahan sejak dini, termasuk mengantisipasi adanya kerumunan maupun aktivitas kendaraan yang mencurigakan.


“Tujuan kita adalah mencegah sebelum terjadi. Personel harus mengetahui wilayahnya, memetakan titik-titik yang rawan dan meningkatkan patroli pada waktu-waktu yang dianggap berpotensi digunakan untuk kegiatan balap liar,” ujar Kapolres.


Ia menekankan bahwa pencegahan balap liar bukan semata-mata persoalan penegakan hukum. Lebih jauh, upaya tersebut merupakan bagian dari menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.


Balap liar yang dilakukan di jalan umum dapat menimbulkan risiko kecelakaan, baik bagi pelaku maupun masyarakat lain yang menggunakan jalan. Karena itu, keberadaan personel kepolisian di lokasi rawan diharapkan mampu mencegah kegiatan tersebut sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Kedepankan Pendekatan Humanis


Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Kapolres juga mengingatkan personel agar mengedepankan tindakan humanis dan mengutamakan pendekatan yang persuasif.


Hal itu dinilai penting mengingat sebagian pelaku balap liar merupakan anak muda, bahkan masih berstatus pelajar.

 

Pendekatan yang tepat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mereka mengenai bahaya balap liar dan dampaknya terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


Meski demikian, pendekatan humanis tidak berarti mengabaikan pelanggaran yang ditemukan di lapangan.


Terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan, personel tetap diminta mengambil tindakan secara profesional, proporsional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Kita mengedepankan tindakan humanis karena sebagian yang kita hadapi adalah anak muda dan pelajar. Berikan pemahaman dan pembinaan dengan cara yang baik. Namun, apabila ditemukan pelanggaran, tetap lakukan penindakan secara profesional dan sesuai ketentuan,” kata AKBP Kartyana.


Kapolres berharap pendekatan tersebut dapat memberikan efek edukatif sehingga para anak muda memahami bahwa jalan umum bukan tempat untuk melakukan balap liar.


Menurutnya, diperlukan kerja sama antara kepolisian, orang tua, sekolah, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencegah anak-anak muda terlibat dalam aktivitas yang membahayakan.


Keselamatan Personel Jadi Perhatian


Selain keselamatan masyarakat, Kapolres juga memberikan perhatian terhadap keselamatan personel dalam melaksanakan tugas di lapangan.


Personel diminta tidak mengambil tindakan yang berisiko tinggi, terutama dalam melakukan pengejaran terhadap pengendara yang diduga melakukan balap liar.


Pengejaran yang dilakukan secara berlebihan dan tanpa memperhitungkan kondisi jalan maupun situasi sekitar justru berpotensi menimbulkan kecelakaan.


Karena itu, setiap tindakan di lapangan harus mempertimbangkan aspek keselamatan, baik bagi petugas, pelaku maupun masyarakat pengguna jalan.


“Saya tekankan kepada seluruh personel agar mengutamakan keselamatan dalam bertugas. Jangan sampai upaya kita mencegah pelanggaran justru menimbulkan kecelakaan. Setiap tindakan harus diperhitungkan dengan baik dan dilakukan secara profesional,” tegasnya.


Wujudkan Jalan yang Aman dan Nyaman


Kapolres menegaskan, langkah pencegahan balap liar merupakan bagian dari komitmen Polres Dharmasraya untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Kepolisian ingin memastikan masyarakat dapat menggunakan fasilitas jalan umum dengan aman dan nyaman tanpa terganggu oleh aktivitas yang membahayakan.

Untuk itu, patroli dan kegiatan preventif akan terus ditingkatkan, terutama pada lokasi dan waktu yang memiliki potensi kerawanan.


“Harapan kami, tidak ada lagi masyarakat yang merasa terganggu atau khawatir menggunakan jalan karena adanya balap liar. Jalan umum harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat. Kami juga mengajak orang tua dan seluruh elemen masyarakat bersama-sama memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak terlibat dalam balap liar,” ungkap AKBP Kartyana.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya rencana maupun aktivitas balap liar di wilayahnya.


Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk mendukung langkah pencegahan sekaligus mempercepat respons kepolisian terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan di jalan.


Polisi Ajak Generasi Muda Salurkan Hobi Secara Positif


Lebih lanjut, Kapolres mengajak para generasi muda yang memiliki minat terhadap otomotif maupun olahraga balap agar menyalurkan hobinya melalui kegiatan yang aman dan resmi.


Menurutnya, minat dan kemampuan di bidang otomotif dapat diarahkan menjadi kegiatan positif apabila dilakukan di tempat dan melalui mekanisme yang sesuai.


“Kami tentu tidak ingin mematikan kreativitas dan hobi anak-anak muda. Tetapi mari salurkan hobi otomotif pada tempat yang tepat dan aman, bukan di jalan umum. Kami berharap generasi muda Dharmasraya dapat berkembang, berprestasi dan menyalurkan energinya melalui kegiatan-kegiatan yang positif,” tuturnya.


Kapolres berharap upaya pencegahan yang dilakukan jajaran Polres Dharmasraya dapat berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat.


Dengan patroli yang lebih intensif, pemetaan lokasi rawan, pendekatan humanis serta penindakan sesuai ketentuan terhadap pelanggaran, diharapkan aksi balap liar dapat dicegah dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.


AKBP Kartyana kembali menegaskan bahwa menjaga keamanan jalan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.


“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan di jalan. Kepolisian akan terus melakukan pencegahan dan memberikan pelayanan terbaik, tetapi dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Semoga Dharmasraya tetap aman, tertib dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” pungkasnya. (Devi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar