DHARMASRAYA — Polres Dharmasraya menorehkan prestasi membanggakan dalam pelaksanaan Gelar Operasional (Opsnal) dan Pembinaan Semester I Tahun 2026 di lingkungan Polda Sumatera Barat.
Dalam kegiatan evaluasi tersebut, Polres Dharmasraya berhasil meraih peringkat kedua terbaik dalam pengendalian pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di jajaran Polda Sumbar.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan jajaran Polres Dharmasraya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Dharmasraya.
Gelar Opsnal dan Pembinaan Semester I Tahun 2026 merupakan bagian dari agenda evaluasi dan pembinaan terhadap pelaksanaan tugas operasional kepolisian selama semester pertama tahun berjalan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan pelaksanaan tugas pada semester berikutnya.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Dharmasraya atas capaian yang berhasil diraih tersebut.
Menurut Kapolres, penghargaan itu bukan semata-mata merupakan keberhasilan pimpinan maupun satuan tertentu, melainkan hasil kerja bersama seluruh personel yang selama ini telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel Polres Dharmasraya. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin dan tanggung jawab dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Dharmasraya,” ujar AKBP Kartyana.
Kapolres menjelaskan, pengendalian Harkamtibmas merupakan salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kondisi keamanan yang aman dan kondusif menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat serta pembangunan daerah.
Karena itu, menurutnya, capaian peringkat kedua tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, bukan justru menjadi alasan untuk berpuas diri.
“Peringkat ini harus kita jadikan motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Jangan cepat berpuas diri, karena tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks. Kita harus mampu mempertahankan apa yang sudah baik dan terus melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang masih perlu diperbaiki,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Kartyana menekankan pentingnya pelaksanaan tugas kepolisian yang mengedepankan langkah preventif dan preemtif.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan ketika gangguan Kamtibmas telah terjadi, tetapi harus dilakukan sejak dini melalui deteksi dini, sambang, patroli, komunikasi dengan masyarakat serta penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan kepekaan terhadap perkembangan situasi di tengah masyarakat. Setiap potensi gangguan Kamtibmas harus dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat dan terukur.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, dengarkan keluhan masyarakat, lakukan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan, dan berikan respons secara cepat serta humanis. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar capaian kinerja selama Semester I Tahun 2026 dijadikan bahan evaluasi secara menyeluruh.
Setiap satuan fungsi maupun personel diharapkan dapat melihat kembali pelaksanaan tugas yang telah dilakukan, baik yang berkaitan dengan keberhasilan maupun kendala yang masih ditemukan di lapangan.
Evaluasi tersebut dinilai penting agar program dan kegiatan kepolisian pada semester berikutnya dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat.
“Harkamtibmas tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder serta masyarakat. Semakin kuat komunikasi dan kerja sama yang kita bangun, semakin baik pula upaya kita dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif,” ungkap AKBP Kartyana.
Ia berharap prestasi yang diraih Polres Dharmasraya dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres juga berharap jajaran Polres Dharmasraya mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut pada evaluasi berikutnya. Setiap personel diminta untuk terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Harapan saya, capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Jadikan hasil evaluasi ini sebagai pemacu semangat untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Kita harus terus meningkatkan profesionalisme, soliditas dan pelayanan, sehingga Polres Dharmasraya semakin dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Keberhasilan Polres Dharmasraya meraih peringkat kedua terbaik dalam pengendalian Harkamtibmas pada Gelar Opsnal dan Pembinaan Semester I Tahun 2026 tersebut sekaligus menjadi gambaran atas komitmen jajaran dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polres Dharmasraya.
Dengan capaian tersebut, jajaran Polres Dharmasraya diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, memperkuat sinergitas lintas sektor serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, transparan dan humanis bagi seluruh masyarakat. (Devi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar