PATROLINFORMASI – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya kembali menunjukkan kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Personel Polres Dharmasraya bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Masjid Al-Falah yang berada di Padang Bintungan, Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Dharmasraya untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus mendorong semangat kebersamaan dalam pembangunan fasilitas keagamaan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan dipimpin Ps. Kabag Ren Polres Dharmasraya AKP Rajulan, S.H. Bersama personel Polres Dharmasraya, kegiatan tersebut turut diikuti Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama masyarakat bahu-membahu membantu proses pengecoran tahap kedua atap Masjid Al-Falah. Dengan semangat gotong royong, seluruh pihak bekerja bersama sesuai dengan kebutuhan pekerjaan pembangunan masjid.
Kehadiran personel Polri dalam kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai bantuan tenaga, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
Perkuat Silaturahmi dan Sinergi
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., mengatakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat. Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian bersama masyarakat.
“Melalui gotong royong ini, kami mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dengan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, kegiatan seperti gotong royong menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan emosional antara personel kepolisian dengan masyarakat. Interaksi langsung dalam kegiatan sosial juga diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih terbuka sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Gotong royong merupakan nilai yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan warga dapat bekerja bersama, tentu pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Yang paling penting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian itu terus terjaga,” katanya.
Dorong Semangat Kebersamaan
Kapolres menambahkan, pembangunan rumah ibadah bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus masjid atau masyarakat tertentu. Rumah ibadah merupakan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat sehingga keberadaannya perlu dijaga dan didukung secara bersama-sama.
Karena itu, keterlibatan personel Polres Dharmasraya dalam kegiatan pembangunan Masjid Al-Falah diharapkan dapat memberikan motivasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat, bukan hanya dalam membantu proses pembangunan masjid, tetapi juga dalam membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Mudah-mudahan Masjid Al-Falah dapat segera selesai dan nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk beribadah dan berbagai kegiatan keagamaan,” ungkapnya.
Kapolres juga berharap sinergi antara Polri dan masyarakat tidak berhenti dalam kegiatan pembangunan masjid. Menurutnya, kebersamaan tersebut harus terus dipelihara dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan positif lainnya.
“Harapan kami, hubungan yang sudah terjalin dengan baik ini terus dipertahankan. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Polri membutuhkan dukungan masyarakat, begitu juga masyarakat membutuhkan kehadiran Polri,” tegasnya.
Wujud Pengabdian Polri
Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk pengabdian personel Polres Dharmasraya kepada masyarakat. Dengan turun langsung bersama warga, polisi tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan dan perlindungan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap berbagai kegiatan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi antarunsur di tingkat nagari. Kolaborasi antara TNI, Polri, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan warga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas lingkungan.
Bagi masyarakat, kegiatan gotong royong juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan. Proses pembangunan masjid yang dikerjakan secara bersama-sama diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Selain membantu pekerjaan fisik, kehadiran personel Polres Dharmasraya di tengah masyarakat menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang mengedepankan kemitraan dan komunikasi.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Semangat gotong royong diharapkan dapat terus tumbuh sehingga pembangunan di lingkungan masyarakat dapat dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan.
Pembangunan Masjid Al-Falah di Padang Bintungan pun diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai dan segera digunakan masyarakat sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
Dengan semangat Polri hadir, masyarakat bersinergi, dan gotong royong terus terjaga, keberadaan kepolisian di tengah masyarakat diharapkan semakin dirasakan manfaatnya dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh kepedulian. (Devi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar