PATROLINFORMASI.COM - IPSI Sumatera Barat adakan kejuaraan multi single event dalam rangka seleksi Pra POPNAS yang diselenggarakan di Gedung Beladiri GOR Haji Agus Salim Sumatera Barat, pada Sabtu (15/10).
Dalam kesempatan ini ketua panitia pelaksana Syafrison menyampaikan bahwa dasar kegiatan ini dilasanakan adalah untuk mengikuti kegiatan Pra POPNAS tingkat satu di Sumatera, terdiri dari, Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bangka Belitung, Riau dan Sumatera Barat.
| Syafrison, M.pd ketua Pelaksana seleksi Pra Popnas |
Dimana Kata Syafrison even ini digelar selama dua hari di mulai dari 15 -16 November 2022. Yang diikuti oleh 89 atlet Pencak Silat yang sudah berprestasi di Sumatera Barat.
Sedangkan untuk yang dipertandingkan dalam seleksi Pra POPNAS ini ungkap Syafrison yang pertama tanding dari kelas A - I putra dan A - G putri dan tunggal ganda dan regu (TGR) putra dan putri.
Terakhir Ia juga mengungkapkan bahwa seleksi ini dapat terlaksana berkat pokok-pokok pikiran (Pokir) Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi yang juga Ketua IPSI Sumatera Barat.
Sementara itu Sri Siswani selaku Sekretaris Umum IPSI Sumbar mewakili Ketua Umum IPSI Sumatera Barat mengatakan bahwa seleksi Pra POPNAS yang diikuti oleh 89 atlet ini di ambil dari 3 kegiatan atau kejuaraan, yaitu hasil kejuaraan Indonesia Open, Kejurnas Payakumbuh, PPLP Sumatera Barat.
| Sri Siswani Sekretaris Umum IPSI Sumbar |
"Adek-adek yang berdiri di depan kami hari ini adalah Cikal bakal atlet regenerasi IPSI Sumatera Barat untuk kedepannya. Jadi raih lah prestasi berusaha lah maksimal tetaplah menjaga sportifitas," ungkap.
Selanjutnya Sri juga menghimbau pelatih agar kalau ada hal-hal yang tidak berkenan, atau tidak tepat menurut pelatih, silahkan instruksi serta berharap tidak ada lagi pelatih yang brutal.
"Kita sudah membuat aturan-aturan supaya Sumatra Barat ini terlepas dari hal-hal yang buruk, apalagi pemicunya pelatih itu sendiri," ucapnya.
Karena menurut Sri ditangan pelatihlah atlet- atlet ini mempunyai etika, tata karma, sopan santun saling menghargai. Untuk itu tetaplah berjuang demi Sumatera Barat.
Selanjutnya Sri juga berharap kepada wasit juri dan seluruh aparat yang ditugaskan untuk memimpin pertandingan ini, berlakulah adil, letakanlah sesuatu pada tempatnya. Berikanlah nilai yang layak, sebagaimana peraturan yang ada.
"Semoga apa-apa yang wasit juri berikan itu adalah sesuai dengan apa-apa yang dilakukan oleh atlet kita. Kalau sudah dengan aturan, kita harus tegas dan tidak ada memandang -mandang perguruan," ungkapnya.
Lebih lanjut kata Sri kerjasama atlet dan wasit akan dapat mencerminkan Sumatra Barat kedepannya dalam rangka mengikuti pertandingan PON pada tahun 2025 nanti yang akan dilaksanakan antara Sumatera Utara dengan Aceh.
"Mungkin ada di usia adek ini, nanti di tahun 2025 yang akan mengikuti kejuaraan PON dan untuk itu diperlukan kerjasama atlet, wasit dan seluruh pengurus, dengan adanya kerjasama akan lahir atlet yang handal," ucapnya.
Terakhir Sri membuka secara resmi seleksi Pra POPNAS yang di gelar selama dua hari di Gedung Beladiri H. Agus Salim Padang.(Dori)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar