Tumpahan Minyak di Jembatan Baru Kuranji, Kembali Makan Korban - Patroli Informasi

Breaking

Jumat, 15 Juli 2022

Tumpahan Minyak di Jembatan Baru Kuranji, Kembali Makan Korban

Pengendara roda dua yang jatuh akibat menggilas tumpahan minyak di jalan layang penghubung antara Kelurahan Kuranji dengan Kelurahan Pasar Ambacang 

PATROLINFORMASI.COM - Apa yang ditakutkan, akhirnya terjadi kembali. Tumpahan minyak di jembatan baru ini, kembali makan korban. Kali ini korbannya adalah warga Kecamatan Pauh yang pergi mengantarkan anaknya untuk menuntut ilmu ke MTsN 5 Padang. pada Kamis (14/7).


Akibat dari kecelakaan ini sendiri, menyebabkan korban dan anaknya luka-luka serta baju yang dipakainya sobek dan motor yang di kendarainya rusak berat.


Menurut informasi yang dikumpulkan dari masyarakat. Diduga tumpahan minyak ini berasal dari truk bermuatan tanah clay yang masih nekat menerobos masuk melewati jalan di Kelurahan Kuranji dan Kelurahan Pasar Ambacang. 


"Kalau informasi ini benar, tentunya perlu kita tindak secara bersama-sama dengan pihak kepolisian, Dishub, kecamatan, lurah, Rw, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Jalan yang rusak akibat truk ini saja belum juga diperbaiki sampai sekarang dan hari ditambahkan lagi dengan masalah yang baru ini" ungkap Dori Ketua Pemuda Simpang Akhirat Kuranji.


Menurut Dori truk bermuatan tanah clay ini sudah sangat jelas melanggar aturan yang sudah di buat oleh pemerintah Kota Padang melalui pihak - pihak terkait seperti Dinas perhubungan dan Kepolisian.


Disana, dekat Jembatan Kuranji dan di Kampung Tangah sudah terpasang larangan bagi truk bermuatan lebih dari 8 ton untuk tidak melewati jalan kelas III di Kelurahan Kuranji dan Kelurahan Pasar Ambacang. 


Sedangkan, kata Dori truk ini saja, kalau kosong beratnya sudah melebihi 8 ton, apalagi kalau bermuatan tanah clay, bisa jadi berat truk tersebut mencapai 20 ton.


Untuk itu Ia berharap kepada pihak-pihak terkait seperti kepolisian, Dishub, kecamatan, lurah, Rw, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda

untuk bisa mencarikan solusinya, agar truk ini tidak lagi lewat di jalan ini. Baik itu kosong maupun bermuatan tanah clay.


"Kita takut nantinya, kalau kondisi ini terus berlanjut. Yang kita khawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. seperti kecelakaan yang akan menyebabkan kematian dan lainnya," ungkapnya.


Terakhir Ia menghimbau kepada pengendara yang melintasi jalan ini, agar selalu berhati-hati. Khususnya bagi pengendara sepeda motor agar menghindari tumpahan minyak tersebut. (Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar