| Kondisi jalan utama Kompleks Green Mutiara dan Sawah Laiang RT 05 RW 12 Kel. Gunung Sarik yang rusak akibat mobil pengangkut material pembangunan perumahan Samawa. |
PATROLINFORMASI.COM - Warga Komplek Green Mutiara dan Sawah Laiang RT 05 RW 12 marah atas rusaknya akses jalan utama kompleks karena pembangunan Perumahan Samawa di Kelurahan Gunung Sarik.
Dori salah satu warga komplek Green Mutiara menyampaikan kekecewaannya kepada Developer Perumahan Samawa yang tidak memikirkan dampak dari apa yang dilakukan hari ini, pada Jumat (24/6) pagi.
Ia juga mempertanyakan izin Amdalnya, karena secara garis besar tujuan dari Amdal tersebut adalah agar kegiatan atau pembangunan tidak berdampak negatif aspek lingkungan sekitar, atau setidaknya dampak buruk tersebut bisa tertangani.
Untuk itu Ia menuntut kepada Developer Samawa agar jalan yang rusak akibat dari truk yang mengangkut bahan material pembangunan perumahan ini untuk segera di perbaiki.
Selain itu Ia juga berharap sebelum pekerjaan ini dilanjutkan, agar segera diselesaikan urusan dengan pihak RT dan RW setempat terlebih dahulu.
"Kalau bisa kita duduk bersama dulu, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Mari kita bikin kesepatan atau MoU dulu antara pihak Rt dengan Developer mengenai kerusakan yang terjadi dari pembangunan perumahan Samawa ini," ungkapnya.
![]() |
| Salah satu mobil warga susah masuk ke rumah sendiri akibat jalan yang rusak. |
Selanjutnya Dori juga menyampaikan bahwasanya jalan yang dilalui hari ini, adalah jalan yang di buat oleh Developer Green Mutiara dan Sawah Laiang. Untuk perbaikannya dan pengerasannya, hasil patungan dan swadaya dari warga yang ingin akses jalannya lebih baik lagi.
Dan jalan ini juga baru-baru ini diperbaiki, karena rusak parah akibat dari mobil pengangkut material pembangunan Samawa tahap pertama.
"Kalau keluhan dan komplen tak segera mendapat tanggapan dari Developer Samawa. Maka akses jalan menuju ke Perumahan Samawa akan kami tutup, karena kami sudah cukup sabar. Kemarin tahap awal jalan kami rusak, namun kami tidak pernah menuntut kepada Developer Samawa. Namun hari ini di ulang kembali, tentunya kami tidak tinggal diam lagi melihat kondisi ini," ungkapnya. (Tim)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar