PATROLINFORMASI.COM - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi Membuka secara resmi Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Sosialisasi KMA 347 Tahun 2022, bertemakan : " Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan Pada MTsN 6 Kota Padang Menuju Madrasah Hebat, Bermartabat , Mandiri dan Berprestasi".
Kegiatan tersebut, berlangsung selama Dua hari, terhitung Senin-Selasa, 20-21 Juni 2022, bertempat di Hotel HW Hotel Kota Padang, diikuti oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan MTsN 6 Kota Padang sebanyak 114 Peserta terdiri dari Tenaga Pendidik 97 orang dan Tenaga Kependidikan 17 Orang, dihadiri oleh Pengawas Madrasah dan Ketua Pokjawas Kemenag Kota Padang.
Kepala Kantor Kementerian gama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi mengatakan bahwa dalam rangka pemulihan ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang terjadi dalam kondisi khusus, satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan perlu mengembangkan kurikulum dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik.
“Implementasi kurikulum merdeka pada madrasah dimaksudkan sebagai panduan madrasah dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan di madrasah sesuai karakteristik kebutuhan dan pengelolaan pendidikan di madrasah,” jelasnya.
Kurikulum merdeka, diterapkan di madrasah secara bertahap mulai Tahun Pelajaran 2022/2023 pada jenjang RA, MI, MTs, dan MA, secara terbatas pada madrasah percontohan/piloting yang ditetapkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam dengan usulan dari Kanwil Kemenag Provinsi.
“Oleh karena itu, diperlukan sinergi dari semua pihak untuk mensukseskan implementasi dari kurikulum merdeka ini sehingga maksud dan tujuan dari kurikulum ini bisa tercapai,” harapnya.
Diakhir penjelasannya, H. Edy mengungkapkan bahwa adapun tujuan dari pedoman kurikulum merdeka pada madrasah yang telah ditetapkan Menteri Agama RI pada 5 April 2022, untuk memberikan kemandirian pada madrasah dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran, meningkatkan kualitas dan daya saing madrasah sesuai dengan tuntutan kompetensi abad-21, jelasnya seraya menyudahi. (Dori/HarisTJ)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar