Saat Buka Lokakarya MTsS TI Batang Kabung, Berikut Penjelasan Kemenag Kota Padang - Patroli Informasi

Breaking

Rabu, 22 Juni 2022

Saat Buka Lokakarya MTsS TI Batang Kabung, Berikut Penjelasan Kemenag Kota Padang


PATROLINFORMASI.COM - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi didampingi Ketua Pokjawas  Taufik dan  Kepala MTsS TI Batang Kabung Irwanto, serta Kepala  Pondok Pesantren Salafiyah Tarbiyah Islamiyah Tingkat Whusta Mahyudin Salif TK.Sutan.



Membuka secara Resmi  Lokakarya MTsS TI Batang Kabung  bertemakan: Meningkatkan Mutu Literasi dan Numerasi Guru dalam menyusun perangkat pembelajaran , digelar selama dua hari Senin - Selasa, 20 - 21 Juni 2022 , bertempat UPT Asrama Haji Tabing Kota Padang.



Kegiatan tersebut, dihadiri Juga oleh Pangawas Madrasah , beserta tamu undangan yang hadir yang ikut mensukseskan acara tersebut. Lokakarya ini diikuti Tenaga Pendidik dan Kependidikan MTsS TI Batang Kabung  sebanyak 40  Orang terdiri dari peserta Laki-laki 18 Orang dan Perempuan 32 Orang sedangakan  peserta dari Pondok Pesantren Salafiyah  sebanyak 48 Orang terdiri dari peserta Laki-laki 26 Orang dan Perempuan 22 Orang.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai Pendidik dan tenaga kependidikan adalah untuk menumbuh kembangkan keaktifan peserta didik sehingga mereka dapat mengaplikasikan kemampuan numerasi dengan baik adalah tanggung jawab yang besar. 



Kemampuan numerasi yang dimaksud adalah konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung yang digunakan untuk kecakapan hidup sehari-hari.



“Guru didorong dapat mendampingi peserta didik dalam mengakses, menggunakan, menafsirkan, dan mengomunikasikan informasi dan ide matematika untuk mengelola berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kompetensi numerasinnya,” ujarnya.



Lanjut, H. Edy terdapat tujuan beberapa kompetensi numerasi yaitu satu, melengkapi model kompetensi guru dengan peta terperinci mengenai kompetensi literasi dan kompetensi numerasi. dua, memberikan acuan bagi guru agar mampu memetakan perjalanan pembelajaran (learning journey) diri terkait literasi dan numerasi secara komprehensif dan terstruktur.



Tiga, memberikan acuan bagi lembaga penyelenggara pendidikan dan pelatihan dalam merancang,melaksanakan program pelatihan dan pelatihan guru terkait kompetensi literasi dan kompetensi numerasi.



Diakhir penuturannya, H. Edy menyampaikan bahwa kompetensi guru dibutuhkan untuk menyadari numerasi bukan hanya sekadar konsep yang abstrak tetapi bagaimana mengaplikasikannya dalam permasalahan sehari-hari.



Numerasi itu sendiri terdiri dari beberapa jenjang yaitu tahap berkembang, tahap layak, tahap cakap, dan tahap mahir.



Tenaga Pendidik diminta dapat menyatukan semua unsur-unsur baik dari matematika dan berbagai macam konsep dan dari berbagai macam mata pelajaran menjadi satu pembelajaran yang utuh, harapnya seraya menyudahi. (Dori/HarisTJ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar