Kemenag Kota Padang Implementasikan Kurikulum merdeka Pada Rakor PAI Se Kota Padang - Patroli Informasi

Breaking

Kamis, 30 Juni 2022

Kemenag Kota Padang Implementasikan Kurikulum merdeka Pada Rakor PAI Se Kota Padang

PATROLINFORMASI.COM - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi Apresiasi setinggi tingginya terhadap Guru PAI yang telah mengangkat Kegiatan  Rapat Koordinasi Pendidikan Agama Islam (Rakor PAI) se Kota Padang, bertempat  di Golden Resto Jl.Bagindo Aziz Chan No.16 Kota Padang, Selasa (28/06).


Kegiatan tersebut, diikuti Ketua MGMP PAI SMA Kota Padang, Ketua MGMP PAI SMK Kota Padang, Ketua MGMP PAI SMP  Kota Padang, Ketua KGG PAI SD Kota Padang, Ketua FKG PAI TK Kota Padang.


Dihadiri juga oleh,  Pengawas PAI dari tingkat TK, SMP, SMA/SMK se- Kota Padang beserta Staf Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Padang.


Dihadapan 48 Tenaga Pendidik H. Edy Oktafiandi menjelaskan bahwa seorang Guru  adalah profesi yang luar biasa dan istimewa maka harus diimbangi dengan  totalitas pengabdian, termasuk bagaimana segera merespon pemberlakuan Kurikulum Merdeka.


Kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intra kurikuler yang beragam, dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.


"Dengan kurikulum merdeka guru dapat menghadirkan sesuatu yang terbaik dengan berbagai kreatifitas dan inovasi, dengan kolaborasi teknologi digital misalnya sebagai media pembelajaran,” Jelas H. Edy.


Lebih jauh Ia menjelaskan bahwa dunia pendidikan memang luar biasa , beberapa waktu yang lalu menggunakan kurikulum 13 Kurikulum darurat di masa pandemi dan saat ini adalah menggunakan  kurikulum merdeka.


Dunia pendidikan sekolah/madrasah di Kota Padang memang luar biasa responsif, dibeberapa sekolah sudah disiapkan untuk menjadi pilot  projek , maju mundur dan ragu–ragu . Hal ini tidak terjadi di madrasah , bahkan ada lembaga yang tidak ditunjuk sebagai pilot projek ingin menerapkan kurikulum merdeka.


Ini bukti bahwa keseriusan Kementerian Agama termasuk dari lembaga – lembaga SMA/SMK/MA, SMP/MTs, SD/MI swasta  ingin mengimplementasikan kurikulum ini,” jelasnya seraya menyudahi. (Dori/HarisTJ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar