Zulhardi Z Latif Kunjungi Kelompok UMKM Se-Kecamatan Kuranji dan Akan Kucurkan Bantuan Modal Usaha - Patroli Informasi

Breaking

Selasa, 25 Januari 2022

Zulhardi Z Latif Kunjungi Kelompok UMKM Se-Kecamatan Kuranji dan Akan Kucurkan Bantuan Modal Usaha

PATROLINFORMASI

Selasa, 25/01/22 10.21

Zulhardi Z Latif Anggota DPRD Kota Padang bersama penggiat UMKM

PATROLINFORMASI.COM - Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latif, SH.MM mengunjungi kelompok UMKM jalan Manggis 16 no 306 Rt O4 Rw 12 Belimbing Kuranji Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji Kota Padang, Minggu (23/1) sore.


Dalam Kunjunganya ke UMKM Manggis 16. Zulhardi Z Latif menyampaikan bahwasanya tujuan beliau melakukan kunjungan ini yaitu untuk melihat kelompok serta mendengarkan aspirasi kelompok UMKM yang ada di Kecamatan Kuranji sebanyak 1046 . Yang di ketuai oleh Dewi Sasri.


Ia juga menyampaikan bahwa  UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah aktivitas usaha yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha milik perorangan. Dan untuk mendukung aktivitas usaha tersebut Zulhardi akan memberikan bantuan modal usaha kepada penggiat UMKM, guna mengangkat perekonomian masyarakat yang ada di Kecamatan Kuranji. yang telah terkena dampak wabah covid-19 dari tahun 2019 sampai saat sekarang ini.


Untuk bantuan modal usaha sendiri, Zulhardi mengatakan bahwa pada tahun 2019/2020. Ia sudah mengucurkan bantuan sebanyak, lebih kurang 370 Kepala keluarga yang melakukan usaha. Termasuk juga pada tahun 2022 ini.


Ditempat yang sama Dewi Sasri selaku ketua UMKM se-Kecamatan Kuranji mengatakan sangat bersyukur dan berterimakasih sekali kepada Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latif yang sudah berkunjung ke sekretariat UMKM yang ada di jalan Manggis 16 Kelurahan Kuranji.


"Kita berharap sekali dengan kedatangan Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latif ke sekretariat UMKM ini. Tentunya besar harapan kami, agar nantinya beliau bisa memberikan pokok-pokok pikirannya kepada penggiat UMKM yang ada di Kecamatan Kuranji,  yang tergabung bersama kelompok kami yang berjumlah sekitar 1046. Guna untuk membangkitkan kembali usaha ibuk-ibuk yang terkatung- katung karena tidak ada modal usaha. Serta juga bisa membebaskan utang ibuk-ibuk yang ada di Bank bahkan koperasi. Karena untuk makan dia saja sudah susah, apalagi untuk bayar utang," ungkapnya. (Dori)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar