PATROLINFORMASI.COM - Seorang pelajar SMA favorit, di Jalan Arief Rahman Hakim Gresik, sempat diamankan polisi karena terlibat kasus pencurian ponsel. Pelaku berinisial LUB (18) terbukti mencuri ponsel milik HMH (18) saat ketinggalan di kamar mandi.
Dikutip dari beritajatim.com kasus pencurian ponsel ini bermula saat korban MHM masuk sekolah seperti biasanya. Selanjutnya, korban mengikuti kegiatan belajar seperti biasanya. Kemudian korban pergi ke kamar mandi di masjid sekolah.
Pada saat di dalam kamar mandi, korban menaruh ponselnya di tempat sabun. Setelah itu, korban kembali ke kelas mengikuti pelajaran pendidikan olahraga. Korban baru sadar ponsel miliknya ketinggalan. Sehingga, bergegas menuju ke kamar mandi lagi. Namun, ponselnya tidak ada di tempat.
Merasa ponsel raib, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Guru BK, dan Kesiswaan. Setelah diumumkan melalui pengeras sekolah sampai jam pulang sekolah. Ponsel milik korban belum ditemukan. Selanjutnya, korban melaporkan hal ini ke Polsekta Gresik.
Usai menerima laporan, anggota Polsekta melakukan penyelidikan. Kemudian mendapat informasi ada seseorang yang menserviskan ponsel mirip milik korban yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman Gresik. Petugas meluncur ke tempat service tersebut.
Saat dibuka data sandinya memang benar milik korban. Kemudian petugas meminta nama dan alamat yang menservis ponsel tersebut. Setelah diselidiki lagi, akhirnya mengarah ke LUB selaku pelaku.
Kapolsekta Gresik AKP Inggit Prasetiyanto membenarkan adanya kasus pencurian ponsel ini. Sewaktu menjalani pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya.
“LUB selaku pelaku memang benar mengambil ponsel milik temannya di sekolah,” ujarnya, Kamis (27/01/2022).
Sementara itu, secara terpisah Syafaul Anam selaku pemimpin sekolah menyatakan kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan, yang bersangkutan sudah sekolah seperti biasa.
“Kasusnya sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Dirinya berharap kasus ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. (AdF/dny/but)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar