Pengungsi Erupsi Semeru Mulai Terserang Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) - Patroli Informasi

Breaking

Sabtu, 11 Desember 2021

Pengungsi Erupsi Semeru Mulai Terserang Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

PATROLINFORMASI

Sabtu, 11/12/21 08.21

PATROLINFORMASI.COM - Pengungsi erupsi Semeru mulai terserang Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), mata merah dan gatal-gatal. Itu diketahui saat Tim Bantuan Bencana Alam FK Unair-IKA Unair menggelar baksos ke korban terdampak erupsi Gunung Semeru. Rupanya selain beberapa tiga penyakit tersebut, ditemukan pengungsi mengalami hipertensi.


"Memang ditemukan pengungsi yang mengalami hipertensi. Tekanan darahnya tinggi," kata Ketua Unit Bantuan Bencana Alam FK Unair-IKA Unair, Dr dr Christrijogo Soemartono Waloejo SpAn KAR, Sabtu (11/12). Dilansir dari Detiknews


Dia menambahkan pengungsi yang mengalami hipertensi rata-rata berusia di atas 40 tahun. Pemicunya lantaran cemas lantaran kehilangan orangtua, suami, istri, anak dan rumah atau was-was muncul erupsi lagi.


"Jadi mereka mengalami trauma pengalaman erupsi yang sudah terjadi. Selain itu mereka kepikiran kehilangan orangtua, suami, istri, anak dan rumah serta gagal panen," tambahnya.


Kondisi pengungsi itu, tambah dia, bisa parah jika tak kunjung diberi pemulihan psikologisnya. Untuk itu tim Bencana Alam FK Unair-IKA Unair menurunkan beberapa tim membantu penanganan trauma healing.


"Kami melihat korban juga perlu pendampingan psikologis untuk membantu menenangkan mereka agar tidak mengalami trauma berkepanjangan," jelas Wakil Ketua IKA Unair, dr S Henry Wibowo SpAnd MARS.


Sementara Ketua Tim Aju Posko Gabungan Peduli Bencana Alam dan Pandemi FK Unair-IKA Unair, dr Teddy Heri Wardhana SpOT menuturkan perlu penanganan khusus untuk pengungsi agar tidak muncul penyakit-penyakit baru.


"Memang diperlukan perhatian khusus agar tidak ada fase akut. Misalnya mengantisipasi penyakit yang bisa muncul pasca erupsi. Setelah itu psikologisnya ikut disembuhkan dan diterapi," tegasnya.


(Dori/fat/fat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar